Cara Yang Baik Untuk Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan       

            Banyak informasi yang menyebutkan bahwa anak-anak generasi Y adalah orang yang mudah berpindah-pindah tempat kerja. Berbeda dengan generasi Baby Boomer yang cenderung bekerja di satu tempat dalam waktu yang cukup lama. Sebenarnya tidak perlu melihat apakah anda seorang generasi Y ataupun Baby Boomer, karena setiap orang pasti memiliki alasan resign tersendiri.

Sebenarnya tidak ada masalah apabila ingin resign atau mengundurkan diri, selama anda mengundurkan diri dengan cara yang baik-baik. Karena masuk dengan bak-baik, maka tentu saja ketika keluar harus dengan cara yang baik-baik pula. Untuk berhenti dari sebuah pekerjaan memang bukan suatu keputusan yang mudah. Tak jarang seseorang memutuskan untuk berhenti bekerja pada saat itu, sebenarnya ia sudah memikirkannya sejak berbulan-bulan yang lalu. Tapi ada juga orang yang membuat surat pengunduran diri tanpa perlu berpikir dua kali. Setiap orang memang berbeda-beda. Namun etika ketika mengundurkan diri harus lah sama.

            Sebelum anda mengundurkan diri, sebaiknya anda memastikan dahulu kalau anda memang ingin keluar. Anda harus memiliki alasan yang kuat yang membuat anda dan atasan anda yakin anda ingin keluar dan keinginan anda untuk keluar tidak setengah-setengah.

Anda harus memikirkannya dengan matang dan juga memiliki alasan yang logis. Alasan karena pekerjaannya sulit atau lingkungan kantor yang sulit dijangkau dengan kendaraan umum merupakan alasan yang kurang kuat untuk diajukan kepada atasan anda ketika ingin mengundurkan diri dari kantor. Agar anda tidak ragu-ragu dengan pilihan yang akan anda lakukan, berikut adalah tanda-tanda yang harus anda perhatikan ketika ingin mengajukan surat pengunduran diri.

  1. Pekerjaan semakin berat, namun gaji tidak bertambah

Mendapatkan pekerjaan diluar tanggung jawab utama memang bagus untuk mengasah skill, namun apabila pekerjaan tersebut tidak memberikan keuntungan berupa gaji yang bertambah, ada sebaiknya anda berpikir dua kali untuk mengerjakan tugas diluar tanggung jawab anda.

  1. Mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik

Ketika mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dengan gaji lebih besar pasti tertarik utnuk keluar dari pekerjaan lama. Misalnya ada tunjangna yang lebih baik dan juga jenjang karir yang jelas. Apalagi ketika pekerjaan yang sedang anda lakukan saat ini tidak memberikan penawaran yang bagus seperti pekerjaan yang baru.

  1. Stress

Stress yang sangat parah tidak hanya akan mengganggu kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental anda. Mulai dari kekebalan tubuh yang berkurang sehingga mudah terserang penyakit, terkena hipertensi dan juga penyakit lainnya. Apabila stress sudah tidak dapat ditahan oleh seseorang, orang tersebut bahkan bisa menjadi gila.

  1. Tidak diinginkan oleh kantor

Apabila anda merasa pendapat anda tidak pernah didengar oleh pihak kantor, apapun yang anda lakukan tidak memberikan efek apapun. Ketika berada dalam sebuah rapat, pendapat anda tidak dihiraukan oleh kantor, maka lebih baik anda bekerja di tempat lain yang lebih menghargai anda.

            Apabila anda sudah yakin dengan keputusan anda dan keputusan anda tidak akan berubah-ubah, maka anda bisa langsung mengajukan surat pengunduran diri kepada atasan anda. Namun perlu diingat, apabila anda ingin mengajukan pengunduran diri, keluarlah dari kantor secara baik-baik. Jangan sampai menjelek-jelekkan kantor anda begitu anda sudah tidak bekerja disana. Selain itu, apabila anda keluar ketika belum memiliki pekerjaan baru, anda bisa berkonsultasi ke modalkita.com, apabila anda ingin membangun sebuah usaha anda bisa melakukan pinjaman dana melalui situs tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *