Motif Batik Cirebon Untuk Kemeja Batik

Cirebon merupakan salah satu daerah sentra industri batik di Jawa Barat. Motif batik cirebon memiliki ke khas an tersendiri dan menjadi pengaruh bagi ragam pola batik di daerah lain di Jawa Barat. Motif batik Cirebon yang paling dikenal ialah motif mega mendung. Motif ini juga tidak jarang dipakai sebagai motif kemeja batik. Motif ini melambangkan awan pembawa hujan sebagai lambang kesuburan dan pemberi kehidupan. Selain motif mega mendung, ada juga motif lain seperti paksinaga liman, patran keris, singa payung, singa barong, dan lain sebagainya. Ornamen dari batik Cirebon cukup beragam, karena selain dikembangkan oleh keluarga keraton, masyarakat Cirebon juga memiliki karakter yang terbuka terhadap budaya asing.

Secara garis besar, ornamen batik Cirebon yang biasanya kita temui pada motif kemeja batik dapat digolongkan menjadi lima jenis, yaitu Wadasan, Geometris, Pangkaan, Byur, dan Semarangan. Berikut adalah penjelasannya.

  1. Wadasan
    Batik yang dihasilkan biasanya disebut batik Keraton, ditandai dengan ornamen-ornamen yang berasal dari Keraton Cirebon. Nama-nama untuk motifnya antara lain adalah Singa Payung, Naga Saba, Taman Arum, dan Mega Mendung. Kemeja batik biasanya juga memiliki motif-motif tersebut. Menjadi motif dasar maupun motif untuk kombinasi.
  2. Geometris
    Kain kemeja batik yang didesain sebelumnya harus diberi garis-garis dengan bantuan penggaris. Misalnya adalah motif Tambal Sewu, Liris, Kawung, dan Lengko-lengko.
  3. Pangkaan
    Motif batik yang digunakan untuk kemeja batik ini menampilkan lukisan pohon atau rangkaian bunga yang lengkap, sering dilengkapi burung atau kupu-kupu. Nama-nama untuk motifnya antara lain adalah Pring Sedapur, Kelapa Setundun, Soko Cina, dan Kembang Terompet.
  4. Byur
    Motif batik ini ditandai dengan ornamen bunga dan dedaunan kecil yang mengelilingi ornamen pokok secara penuh, misalnya adalah Karang Jahe, Mawar Sepasang, Dara Tarung, dan Banyak Angrum.
  5. Semarangan
    Motif ini menampilkan penataan ornamen yang sama atau motif ulang yang ditata agak renggang, misalnya adalah motif Piring Selampad dan Kembang Kantil.

Di atas merupakan jenis – jenis motif batik Cirebon yang biasa digunakan sebagai kemeja batik yang biasa kita jumpai. Semoga ulasan yang diberikan ini dapat menambah informasi bagi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *