Wasit Yang Akan Memimpin Pertandingan Pada Piala Dunia 2018

Dalam pertama kali dalam sejarah sejak tahun 1938, Event sebesar piala dunia rusia 2018 memastikan bahwa tidak akan dipimpin wasit dari Britania Raya. Federasi Sepak Bola Dunia atau biasa yang kita sebut sebagai FIFA telah menetapkan 36 Official menjadi pengadil dan memimpin laga pada turnamen bergengsi di Dunia yang akan di adakan di Rusia. Pihak FIFA juga memastikan tidak akan menggunakan wasit yang berasal dari negara Inggris, Skoltandia, Wales, dan juga Irlandia Utara. Howard Webb menjadi wasit terakhir asal inggris yang dipercaya FIFA untuk menjadi pengadil di Piala Dunia dalam dua waktu terakhir yakni pada Piala Dunia 2010 dan Piala Dunia 2014. Namun sekarang Howard Webb memutuskan untuk pensiun setelah menjadi pengadil dilapangan. Untuk diajang eropa wasit dari inggris yang terakhir menjadi pengadil dilapangan ketika Piala Eropa 2016 di Prancis adalah Mark Clatternburg. Namun Mark telah keluar dan memiliki sebagai Ketua Wasit di Arab Saudi terhitung Ferbuari 2017.

Adapun wasit yang mendapatkan tugas pada piala dunia rusia 2018 dari Asia terdapat wasit dari jepang Ryuji Sato, Fahad Al-Mirdasi dari Arab Saudi, Alireza Faghani dari Iran. Mohammed Abdulla dari Uni Emirat Arab, Ravshan Irmatov dari Uzbekistan, dan Nawaf Shukralla dari Bahrain. Sedangkan untuk wasit dari Afrika yang mendapatkan tuas adalah Gehad Grisha dari Mesir, Mehdi Abid Charef dari Aljazair, Bakary Gassam dari Gambia, Malang Diedhiou dari Senegal, Janny Sikazwe dari Zambia dan Bamlah Tessema dari Ethiopia. Selain terdapat wasit dari Asia dan Afrika, di piala dunia rusia 2018 juga menugaskan wasit yang berasal dari Eropa antara lain Felix Brych dari jerman, dan Cuneyt C dari turki, Segei Karasev dari negara tuan rumah Rusia, Bjorn Kupers dari Belanda, Milorad Mazic dari Serbia, Antonio Mateu Lahoz dari Spanyol, Szymon Marciniak dari Polandia, Gianluca Rocchi dari Italia, Damir Skomina dari Slovenia, dan Clement Turpin dari Perancis. Diharapkan wasit yang mendapatkan tugas dapat memimpin laga dengan adil dan tentunya tanpa interfrensi dari pihak lain mengenai keputusan di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *